Flamboyan


Potongan kertas mirip origami ini membantu mendiagnosis malaria di Uganda

Malaria adalah salah satu penyakit menular paling berbahaya di dunia, dan setelah beberapa dekade berkembang, jumlah kasus meningkat lagi, menurut World Malaria Report World Health Organization 2018. Gejala malaria dapat menyerupai penyakit lain, dan tanpa diagnosis yang tepat, pasien dapat dikenakan perawatan mahal dan tidak perlu. Langkah pertama adalah meletakkan tusukan darah pada selembar kertas khusus yang ditutupi lilin. Saat paket berisi sampel yang terinfeksi memanas, DNA parasit malaria disalin berulang kali, sehingga lebih mudah dideteksi. Melipat kertas dengan cara tertentu memanipulasi darah sehingga siap untuk langkah selanjutnya. Sampel diletakkan di sebelah strip pengujian kecil yang dapat mendeteksi keberadaan parasit malaria. Kemudian, semuanya disegel dengan film dan ditempatkan di hot plate selama 45 menit. (source)